Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI Sasar Pelabuhan Bagansiapiapi, Ajak Syahbandar dan Warga Cegah Karhutla

Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI Sasar Pelabuhan Bagansiapiapi, Ajak Syahbandar dan Warga Cegah Karhutla

Spread the love

ROKAN HILIR : DETAKROHUL.COM — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan anjangsana dan komunikasi sosial (Komsos) di Pelabuhan Penyeberangan Bagansiapiapi, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di Pelabuhan Penyeberangan Bagansiapiapi, Jalan Pelabuhan Baru, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI memberikan edukasi kepada pihak Syahbandar dan masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Karhutla serta peran bersama dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.

Tim dipimpin Brigjen (Mar) Benyy P. Nadeak, S.E., M.A., bersama Kolonel Elektronika (Lek) Aris Setianta, Kolonel Mar. M. Asrof Widiarto, S.T., M.Tr(Hanla), Letkol Mar. Alyessi Hippy, Mayor Inf. Andang Rohadi, Mayor Inf. Roni Kusnandar, dan Mayor Inf. Ade Hermansyah.

Sebanyak 31 orang turut terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari satu orang Babinsa Koramil 01/Bangko, 10 orang dari pihak Syahbandar, serta 20 orang masyarakat.

Dalam penyuluhan, Tim Mabes TNI mengingatkan masyarakat mengenai bahaya dan dampak Karhutla, termasuk larangan melakukan pembakaran lahan secara sembarangan yang dapat memicu meluasnya kebakaran.

Selain memberikan edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara TNI, pihak Syahbandar dan masyarakat. Sinergi antarpihak dinilai penting untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini serta mempercepat pelaporan apabila ditemukan titik api.

Masyarakat yang hadir juga didorong untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api, potensi kebakaran, maupun aktivitas yang berpotensi memicu Karhutla.

Upaya pencegahan tersebut diharapkan dapat menjaga kawasan Pelabuhan Penyeberangan Bagansiapiapi dan wilayah sekitarnya tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan anjangsana dan Komsos berakhir sekitar pukul 10.50 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Komunikasi yang telah terbangun antara aparat, pihak Syahbandar dan masyarakat diharapkan terus dipelihara dan ditingkatkan, sehingga setiap potensi Karhutla dapat segera diketahui, dilaporkan dan ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Jurnalis: M. Husin Tanjung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *