Sulit Dikonfirmasi, Sikap CDO PT Ekadura Indonesia Disorot Wartawan

Sulit Dikonfirmasi, Sikap CDO PT Ekadura Indonesia Disorot Wartawan

Spread the love

ROKAN HULU– Detakrohul.com – Sikap Communication Development Officer (CDO) PT Ekadura Indonesia (EDI), Tora, menjadi sorotan kalangan wartawan di Kabupaten Rokan Hulu. Pasalnya, hingga saat ini Tora dinilai sangat sulit ditemui dan tidak pernah memberikan tanggapan saat hendak dikonfirmasi terkait berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan perusahaan.

Sorotan tersebut mencuat setelah sejumlah wartawan berulang kali berupaya meminta klarifikasi mengenai beberapa peristiwa yang menjadi perhatian masyarakat, salah satunya kasus penangkapan Rudi, warga Kota Intan, Kecamatan Kunto Darussalam. Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan berusaha memperoleh penjelasan resmi dari pihak perusahaan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berimbang dan sesuai dengan prinsip kode etik jurnalistik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, berbagai upaya telah dilakukan oleh wartawan untuk memperoleh konfirmasi dari Tora. Mulai dari menghubungi melalui sambungan telepon, mengirimkan pesan singkat melalui aplikasi perpesanan, hingga mendatangi langsung Kantor Kebun PT Ekadura Indonesia.

Namun, seluruh upaya tersebut belum membuahkan hasil. Telepon yang dilakukan tidak mendapat respons, pesan yang dikirim juga tidak dibalas, sementara saat wartawan mendatangi kantor perusahaan, Tora disebut tidak berada di tempat. Kondisi serupa terjadi berulang kali sehingga proses konfirmasi tidak pernah terlaksana.

Kasus yang ingin dikonfirmasi tersebut berkaitan dengan penangkapan Rudi, warga Kota Intan, Kecamatan Kunto Darussalam, yang sebelumnya mengaku menjadi korban dugaan salah tangkap. Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian publik karena menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kronologi dan prosedur yang dilakukan pihak perusahaan.

Dalam pemberitaan mengenai kasus tersebut, wartawan tidak hanya mengandalkan keterangan dari korban maupun pihak keluarga. Sebaliknya, media terus berupaya memberikan ruang kepada PT Ekadura Indonesia untuk menyampaikan penjelasan maupun hak jawab sehingga informasi yang diterima masyarakat benar-benar utuh dan berimbang.

Sebagai pejabat yang membidangi hubungan perusahaan dengan masyarakat, CDO memiliki peran penting dalam membangun komunikasi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan media massa. Karena itu, keterbukaan dalam memberikan informasi dinilai menjadi bagian dari tanggung jawab moral dan profesional agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun spekulasi di tengah masyarakat.

Kalangan wartawan menilai, komunikasi yang baik dengan media bukan hanya bertujuan memberikan klarifikasi terhadap suatu persoalan, tetapi juga menjadi bentuk transparansi perusahaan kepada publik. Ketika suatu persoalan menjadi perhatian masyarakat, penjelasan dari pihak perusahaan sangat dibutuhkan agar tidak muncul informasi yang simpang siur.

Selain itu, konfirmasi dari perusahaan merupakan salah satu unsur penting dalam penerapan prinsip cover both sides, yaitu memberikan kesempatan kepada semua pihak yang berkepentingan untuk menyampaikan pendapat maupun klarifikasi sebelum suatu berita dipublikasikan.

Sejumlah wartawan berharap PT Ekadura Indonesia dapat lebih terbuka terhadap media dan tidak mempersulit proses konfirmasi. Hubungan yang baik antara perusahaan dan insan pers diyakini akan menciptakan penyampaian informasi yang akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Media memiliki fungsi sebagai penyampai informasi, kontrol sosial, sekaligus jembatan komunikasi antara masyarakat dan berbagai pihak, termasuk perusahaan. Oleh sebab itu, kerja sama yang baik dalam memberikan informasi akan berdampak positif bagi semua pihak.

(Tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *