
Setibanya di Bandara Internasional Kualanamu, Selasa (1/7/2026), Bupati Anton dan rombongan disambut secara adat melalui prosesi pengalungan ulos, sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan bagi para kepala daerah yang hadir. Penyambutan tersebut menjadi simbol kuatnya persaudaraan, kebersamaan, serta semangat membangun sinergi antarkabupaten di Indonesia.

Kehadiran Bupati Anton bukan sekadar memenuhi undangan seremonial. Momentum HUT APKASI dimanfaatkan untuk memperkuat diplomasi antardaerah, memperluas peluang investasi, serta membangun kolaborasi dalam berbagai sektor strategis yang berdampak langsung terhadap percepatan pembangunan Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam keterangannya, Anton menegaskan bahwa APKASI merupakan wadah strategis bagi seluruh pemerintah kabupaten untuk saling bertukar pengalaman, berbagi inovasi, serta menyusun langkah bersama dalam menghadapi tantangan pembangunan di daerah.
“APKASI adalah ruang kolaborasi bagi seluruh pemerintah kabupaten di Indonesia. Melalui forum ini, kami ingin membawa berbagai gagasan dan program terbaik yang nantinya dapat diterapkan demi kemajuan Kabupaten Rokan Hulu,” ujar Anton.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hulu, Dr. Yeni Dwi Putri, menilai forum nasional tersebut juga membuka peluang besar bagi TP PKK untuk memperluas jejaring kerja sama, terutama dalam penguatan pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga, peningkatan ekonomi masyarakat, hingga pengembangan UMKM berbasis potensi lokal.
Ia berharap berbagai inovasi yang diperoleh selama kegiatan dapat diadaptasi menjadi program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Rokan Hulu.

Melalui keikutsertaan aktif dalam HUT ke-26 APKASI dan HUT ke-80 Kabupaten Deli Serdang, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menegaskan kesiapannya untuk terus membuka ruang kolaborasi, menyerap berbagai inovasi daerah, serta menghadirkan kebijakan yang mampu mendorong terwujudnya pembangunan yang lebih maju, berdaya saing, dan bermuara pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Negeri Seribu Suluk.
(Red)
